5.1 Pelapisan Sosial

5.1 Pelapisan Sosial
Pelapisan Sosial adalah pembedaan antar warga dalam masyarakat ke dalam kelas-kelas sosial secara bertingkat. Wujudnya adalah terdapat lapisan-lapisan di dalam masyarakat diantaranya ada kelas sosial tinggi, sedang dan rendah.
Pelapisan sosial merupakan perbedaan tinggi dan rendahnya kedudukan atau posisi seseorang dalam kelompoknya, bila dibandingkan dengan posisi seseorang maupun kelompok lainnya. Dasar tinggi dan rendahnya lapisan sosial seseorang itu disebabkan oleh bermacam-macam perbedaan, seperti kekayaan di bidang ekonomi, nilai-nilai sosial, serta kekuasaan dan wewenang
Terjadinya Pelapisan Sosial terbagi menjadi 2, yaitu:
1. Terjadi dengan Sendirinya
Proses ini berjalan sesuai dengan pertumbuhan masyarakat itu sendiri. Adapun orang-orang yang menduduki lapisan tertentu dibentuk bukan berdasarkan atas kesengajaan yang disusun sebelumnya oleh masyarakat itu, tetapi berjalan secara alamiah dengan sendirinya. Oleh karena itu sifat yang tanpa disengaja inilah yang membentuk lapisan dan dasar dari pada pelapisan itu bervariasi menurut tempat, waktu, dan kebudayaan masyarakat dimana sistem itu berlaku.
2. Terjadi dengan Sengaja
Sistem pelapisan ini dengan sengaja ditujukan untuk mengejar tujuan bersama. Dalam sistem ini ditentukan secara jelas dan tegas adanya kewenangan dan kekuasaan yang diberikan kepada seseorang.
Didalam sistem organisasi ini terdapat 2 sistem, yaitu:
1) Sistem Fungsional, merupakan pembagian kerja kepada kedudukan yang tingkatnya berdampingan dan harus bekerja sama dalam kedudukan yang sederajat.
2) Sistem Skalar, merupakan pembagian kekuasaan menurut tangga atau jenjang dari bawah ke atas (vertikal).

Pembedaan system pelapisan sosial menurut sifatnya
Menurut sifatnya , system pelapisan dalam masyarakat dibedakan menjadi :
System pelapisan masyarakat yang tertutup
Dalam system ini , pemindahan anggota masyarakat kelapisan yang lain baik keatas maupun kebawah Tidak mungkin terjadi, kecuali ada hal-hal istimewa. Didalam system yang tertutup, untuk dapat masuk menjadi dari suatu lapisan dalam masyarakat adalah karena kelahiran. Di India, system ini digunakan , yang masyarakatnya mengenal system kasta. Sebagaimana yang kita ketahui masyarakat terbagi kedalam :
1) Kasta Brahma : merupakan kasta tertinggi untuk para golongan pendeta
2) Kasta ksatria : merupakan kasta dari golongan bangsawan dan tentara yang dipandang sebagai lapisan kedua.
3) Kasta waisya : merupakan kasta dari golongan pedagang.
4) Kasta sudra: merupakan kasta dari golongan rakyat jelata.
5) paria : golongan bagi mereka yang tidak memiliki kasta seperti : kaum gelandangan, pengemis, dsb.

Beberapa teori tentang pelapisan sosial

Para pendapat sarjana memiliki tekanan yang berbeda – beda didalam menyampaikan teori-teori tentang pelapisan masyarakat, seperti :
1) aristoteles : membagi masyarakat berdasarkan golongan ekonominya sehingga ada yang kaya, menengah dan melarat.
2) Prof.Dr.Selo Sumardjan dan soelaiman soemardi SH.MA : menyatakan bahwa selama didalam masyarakat ada sesuatu yang dihargai olehnya dan setiap masyarakat pasti mempunyai sesuatu yang dihargainya maka barang itu menjadi bibit yang dapat menumbuhkan adanya system berlapis-lapis dalam masyarakat.
3) Vilfredo Pareto : menyatakan bahwa ada 2 kelas yang senantiasa berbeda setiap waktu, yaitu golongan elite dan golongan non elite.
4) Gaotano mosoa : didalam seluruh masyarakat dari masyarakat yang sangat kurang berkembang, sampai kepada masyarakat yang paling maju dan penuh kekuasaan dua kelas selalu muncul ialah kelas yang pemerintah dan kelas yang diperintah.
5) Karl Marx : menjelaskan secara tidak langsung tentang pelapisan masyarakat menggunakan istilah kelas menurut dia, pada pokoknya ada 2 macam didalam suatu masyarakat yaitu kelas.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s