WAWASAN NASIONAL INDONESIA “Permainan Tradisional Jawa Barat”

Kehidupan anak-anak di masa lalu jauh berbeda dengan anak-anak masa kini, terutama dalam hal Permainan Anak – Anak Sunda. Anak-anak tempo dulu kerap bermain dengan alam dan kehidupannya. Sedangkan anak-anak masa kini sudah dihadapkan pada berbagai permainan yang berbau elektronik dan barang-barang jadi yang siap dibeli di toko-toko mainan maupun Super Market atau Mall. Berikut beberapa penjelasan tentang permainan di masa lalu yang sekarang hampir terlupakan oleh anak-anak bangsa Indonesia :  

  1. Oray-orayan

Permainan untuk anak-anak dengan jumlah anak sekitar 20 orang, dilakukan di tempat terbuka yang luas. Menggunakan dialog tanya jawab di antara pemain dan nyanyian-nyanyian,tidak ada unsur pertandingan, hanya sebagai hiburan pengisi waktu. Permainan ini melatih kecekatan, kesiagaan dan keterampilan berkelompok. Masih dilakukan dibeberapa daerah di Jawa Barat. 

 

Gambar

 

  1. Ngadu Muncang

Merupakan permainan anak-anak maupun dewasa laki-laki, merupakan pertandingan antara 2 orang pemilik kemiri, dapat dilakukan di tempat terbuka atau tertutup. Alat yang digunakan terdiri dari kemiri yang dipertandingkan, penggepit, bantalan yang dibuat dari kayu keras, penampang bantalan, dan gegendir/pemukul dari kayu yang keras. Disamping merupakan hiburan juga merupakan latihan memilih kemiri yang besar daya tahannya. Permainan ini masih dilakukan di beberapa daerah di Jawa Barat.Gambar

  1. Bebentengan

Permainan ini dilakukan oleh anak laki-laki atau perempuan sebanyak 16–24 orang. Permainan ini memerlukan tempat yang cukup luas dengan ukuran kira-kira 10 X 5 meter2 sehingga dapat bermain leluasa, alat yang diperlukan beberapa buah bata/batu sebagai bentengnya. Ditinjau dari segi edukatif permainan ini sangat baik bagi perkembangan bakat dan membantu pertumbuhan jasmani anak-anak karena secara tidak langsung melatih kelincahan dan kecepatan lari, juga melatih penglihatan di samping mempelajari cara mengecoh lawan.  

Gambar

  1. Congklak

Permainan ini umumnya digemari kaum wanita tua, muda dan anak-anak, dilakukan dikala waktu senggang. Alat yang diperlukan sebuah congklak terbuat dari kayu/plastik beserta 98 butir biji-bijian atau kewuk/lokan. Permainan dilakukan oleh 2 orang dapat dilakukan di lantai atau di atas meja. Permainan congkak melatih keterampilan menghitung dan melatih tanggung jawab pada diri sendiri dan rasa setia kawan.

Gambar

  1. Enggrang

Permainan biasanya ada yang menggunakan alat-alat, seperti engrang atau jajangkungan. Engrang adalah permainan berupa alat yang dibuat dari bambu, yang biasanya panjangnya melebihi tinggi badan kita, diantara buku bambu itu dipasang dua penyangga untuk kita berdiri di atas 2 bilah bambu tersebut.

Gambar

berikut 5 contoh permainan yang umum dimainkan oleh anak Jawa Barat, selebihnya masih banyak permainan yang lain yang lebih kreatif dengan ditambahkan nyanyian nyanyian khas sunda.

Catatan : 

Sebagai warga Negara yang baik semestinya kita tidak melupakan permainan masa lalu yang lebih memadukan permainan dengan lingkungan sekitar, dibandingkan dengan permainan anak-anak jaman sekarang yang sudah menggunakan alat elektronik yang membuat mereka berfikiran serba instan dan mudah. Karena permainan masa lalu banyak manfaatnya terhadap perkembangan si anak terhadap lingkungannya.

 

Daftar Pustaka

http://mangyono.blogspot.com/2013/04/permainan-anak-anak-sunda.html 

http://uniknya.com/2011/08/5-permainan-tradisional-jawa-barat/ 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s